Berita Kegiatan

Susur Sungai Ciputat Dilanjutkan dengan Publikasi Ilmiah, STIE Ganesha Menyiapkan 5 Artikel PKM, Rekomendasi Kebijakan, dan Buku tentang Mitigasi Bencana

TANGERANG SELATAN – Kegiatan Susur Sungai Ciputat Tahap I yang melibatkan dosen, mahasiswa, alumni STIE Ganesha, komunitas lingkungan, relawan, dan masyarakat tidak hanya fokus pada pengumpulan data di lapangan saja. Sebagai langkah untuk menerapkan hasil pengabdian kepada masyarakat, STIE Ganesha bersama dengan mitra-mitranya yang ikut serta dalam kegiatan ini akan mengembangkan berbagai hasil akademik dan kebijakan. Diharapkan, hal ini bisa memberikan kontribusi yang nyata untuk pengelolaan lingkungan dan penanganan bencana di Kota Tangerang Selatan.

 

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Ganesha, Aep Saefullah, S.HI., M.M., menjelaskan bahwa semua informasi yang didapat dari kegiatan Susur Sungai Ciputat akan dijadikan berbagai karya ilmiah. Karya-karya ini akan melibatkan kerja sama antara berbagai institusi dan berbagai disiplin ilmu.

 

Dia berpendapat bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga harus menciptakan pengetahuan baru yang dapat digunakan sebagai dasar dalam membuat kebijakan dan mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di masa depan.

"Informasi yang kami dapatkan dari lapangan sangat banyak dan memiliki nilai akademik yang tinggi." "Karena itu, STIE Ganesha bersama mitra kegiatan akan mengembangkan hasil pengabdian ini dalam bentuk artikel ilmiah, rekomendasi kebijakan, dan buku akademik agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pemerintah," kata Aep Saefullah.

 

Sebagai langkah selanjutnya, tim peneliti dan penulis yang terdiri dari dosen, mahasiswa, alumni STIE Ganesha, serta perwakilan organisasi yang tergabung dalam Forum Peduli Sungai Ciputat akan menyusun minimal lima artikel tentang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Artikel-artikel ini akan membahas berbagai sudut pandang mengenai pengelolaan sungai, pencegahan banjir, pemberdayaan masyarakat, dan kerja sama antara berbagai pihak.

 

Kelima artikel tersebut meliputi:

1. "Merawat Sungai, Merawat Kehidupan: Inisiatif Kerja Sama Masyarakat dalam Melestarikan Keberadaan Sungai di Wilayah Ciputat."

Artikel ini akan membahas cara kerja sama antara masyarakat, komunitas, akademisi, dan relawan dalam menjaga agar Sungai Ciputat tetap berfungsi sebagai sumber kehidupan bagi orang-orang yang tinggal di kota.

 

2. Pengurangan Risiko Banjir dengan Melibatkan Masyarakat di Daerah Aliran Sungai Ciputat, Kota Tangerang Selatan. 

Artikel ini membahas tentang pentingnya peran warga dalam mencegah dan mengurangi risiko bencana banjir.

 

3. Dari Kampus ke Pinggir Sungai: Peran STIE Ganesha dalam Mengidentifikasi Risiko Banjir dan Mendorong Pengelolaan Sungai Ciputat, Tangerang Selatan. 

Artikel ini menunjukkan peran perguruan tinggi dalam proses pendidikan, identifikasi risiko, dan penguatan advokasi lingkungan yang didasarkan pada data dari lapangan.

 

4. Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Kegiatan Menelusuri Sungai Ciputat: Peran STIE Ganesha dalam Mengurangi Risiko Bencana dan Meningkatkan Kemandirian Masyarakat di Sekitar Sungai. 

Tulisan ini akan mencatat pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang terhubung dalam kegiatan Susur Sungai Ciputat.

 

5. Gerakan bersama dari Sivitas Akademika STIE Ganesha untuk menjelajahi dan memantau Sungai Ciputat: Ini adalah contoh nyata dari pengabdian masyarakat yang berbasis kemitraan dengan komunitas.

Artikel ini fokus pada cara kerja sama antara universitas, komunitas lingkungan, relawan, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah lingkungan.

 

Selain menerbitkan artikel ilmiah, tim juga sedang menyiapkan dokumen rekomendasi kebijakan yang akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan DPRD Kota Tangerang Selatan. Dokumen ini akan berisi hasil identifikasi masalah, analisis di lapangan, dan saran kebijakan strategis yang berkaitan dengan pengelolaan Sungai Ciputat serta cara mengurangi risiko banjir secara berkelanjutan.

 

Selain itu, hasil dari pembelajaran dan pengalaman lapangan dalam kegiatan Susur Sungai Ciputat juga akan dikumpulkan dalam sebuah buku dengan judul bab "Manajemen Mitigasi Bencana". Buku ini ditujukan untuk menjadi acuan akademik yang menyoroti praktik baik dalam kerjasama antara perguruan tinggi, masyarakat, komunitas lingkungan, dan pemerintah untuk mengatasi tantangan bencana di kota.

 

Ketua Forum Peduli Sungai Ciputat menyambut positif inisiatif ini dan berharap hasil dari publikasi ilmiah yang dihasilkan dari kegiatan lapangan bisa menjadi penghubung antara pengetahuan akademis dan kebutuhan masyarakat.

 

Dengan langkah hilirisasi ini, STIE Ganesha menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berhenti di aksi lapangan, tetapi juga terus berkembang menjadi sumber pengetahuan, saran kebijakan, dan referensi akademik yang bisa mendukung pembangunan lingkungan yang lebih kuat, melibatkan masyarakat, dan berkelanjutan di Kota Tangerang Selatan.

 

Informasi Kontak & Media Sosial LPPM STIE Ganesha

0 Komentar

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *