Doktor Akuntansi STIE Ganesha Kembangkan Metode Sosialisasi Kewajiban Perpajakan bagi UMKM Di Kelurahan Meruya Selatan Melalui Edugame
Jakarta Barat – Dosen STIE Ganesha mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Pengembangan Metode Sosialisasi Kewajiban Perpajakan yang Efektif pada Pelaku UMKM Berbasis Konsep Permainan (Edugame). Acara ini berlangsung pada hari Jumat, 20 September 2024, mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB di Aula RPTRA Manuver, Kompleks Unilever, Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (Jum’at, 20 September 2024)
Kegiatan FGD ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Sekretaris Kelurahan Meruya Selatan, TB Rafiudin, Kepala dan Sekretaris LPPM STIE Ganesha, Aep Saefullah, S.HI., M.M dan Fisy Amalia, S.E., M.M, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) STIE Ganesha, Tuti Herawati, S.E., M.M, Kabid PKM LPPM STIE Ganesha, Umi Tohiroh, S.E., M.M, mahasiswa, Ketua RW, dan RT setempat serta 25 pelaku UMKM kuliner dari Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan.
Pada kesempatan ini, Sekretaris Kelurahan TB Rafiudin menyampaikan apresiasi kepada Dosen STIE Ganesha atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini.
“Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dan penyelenggaraan acara yang diinisiasi oleh STIE Ganesha. Peran akademisi sangat membantu kemajuan wilayah, maka diperlukan sinergitas dengan lembaga pemerintahan di berbagai level. Kegiatan ini penting dalam rangka edukasi masyarakat terkait sosialisasi wajib pajak bagi pelaku UMKM. Diharapkan acara ini memiliki dampak nyata baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang,” ujar TB Rafiudin.
Di tempat yang sama, Aep Saefullah, Kepala LPPM STIE Ganesha, menjelaskan bahwa kegiatan FGD ini merupakan bagian dari hibah penelitian yang didanai oleh Kemendikbud Ristek RI tahun 2024. Penelitian ini dilakukan oleh dosen STIE Ganesha dan fokus pada pengembangan metode sosialisasi kewajiban perpajakan bagi UMKM dengan pendekatan inovatif melalui permainan edukatif (Edugame).
“Pembahasan mengenai metode sosialisasi kewajiban pajak bagi pelaku UMKM sangat menarik untuk dikupas. Kami berharap para pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pajak melalui permainan monopoli pajak,” tutur Aep.
Pemaparan Edukasi Pajak melalui Monopoli Pajak
Peneliti Dr. Devid Putra Arda, S.E., M.M, yang juga menjabat sebagai Kaprodi S1 Akuntansi STIE Ganesha, memaparkan materi dengan rinci mengenai kewajiban perpajakan. Dalam presentasinya, Devid menjelaskan arti penting pajak, cara membayar pajak, dan metode praktis menggunakan permainan Monopoli Pajak sebagai alat edukasi.
"Melalui permainan ini, peserta dapat memahami mekanisme perpajakan dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dimengerti," jelas Devid.
Para peserta FGD, terutama pelaku UMKM, tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Banyak dari mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi dengan pemateri, menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.
Devid berharap, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelaku UMKM terhadap kewajiban perpajakan. Dengan metode sosialisasi yang interaktif dan edukatif, STIE Ganesha berharap UMKM dapat menjalankan kewajibannya dengan lebih baik, serta berkontribusi dalam peningkatan kepatuhan pajak di Indonesia.
0 Komentar