Dosen STIE Ganesha Paparkan Hasil Penelitian Di Forum Akademik ASEAN
Jakarta, 17 September 2025 — Dosen STIE Ganesha memaparkan hasil penelitian terbaru mengenai penerapan sustainability accounting dalam pengelolaan operasional dan keuangan UMKM kuliner berbasis layanan online di sekitar lingkungan perguruan tinggi di Forum Akademik ASEAN yang diselenggarakan CPA Australia di Hotel Meridien Jakarta.
Penelitian yang disampaikan oleh Aep Saefullah, Ichsan Gaffar, dan Ika Agustina ini menyoroti tantangan sekaligus peluang yang dihadapi pelaku usaha kuliner digital di tengah pesatnya pertumbuhan platform pemesanan makanan daring seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.
Dalam paparannya, tim peneliti menjelaskan bahwa meskipun bisnis kuliner daring tumbuh pesat, sebagian besar pelaku usaha gagal bertahan lebih dari dua tahun. Faktor utama penyebabnya adalah lemahnya pengelolaan keuangan dan minimnya penerapan prinsip keberlanjutan. Aspek sosial dan lingkungan, seperti pengelolaan limbah, penggunaan energi, hingga kemasan ramah lingkungan, belum menjadi prioritas.
Penelitian yang menggunakan pendekatan mixed-method ini melibatkan 20 UMKM kuliner serta konsumen dari kalangan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di sekitar STIE Ganesha. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih mengandalkan pencatatan manual sederhana, dengan adaptasi digital terbatas pada penggunaan platform penjualan. Padahal, penerapan sistem akuntansi digital berkelanjutan dapat memperkuat daya saing dan memastikan keberlangsungan usaha.
“UMKM kuliner perlu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, menerapkan pencatatJan terstandar, serta memanfaatkan teknologi digital. Dengan strategi sederhana namun terarah, pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh berkelanjutan,” tegas Dr. Ichsan Gaffar.
Selain memberikan kontribusi akademis melalui pengembangan kerangka integrasi Triple Bottom Line (ekonomi, sosial, lingkungan), penelitian ini juga menawarkan rekomendasi praktis berupa pelatihan pembukuan digital, manajemen stok, serta strategi promosi daring. Peneliti mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan platform digital untuk memperkuat ekosistem UMKM.
Studi ini menjadi temuan empiris pertama yang menghubungkan praktik akuntansi berkelanjutan dengan adaptasi digital pada UMKM kuliner di sekitar kawasan pendidikan tinggi. Ke depan, penelitian akan diperluas dengan cakupan wilayah dan jumlah sampel yang lebih besar, termasuk pengembangan model prediktif serta penerapan praktik hijau yang lebih mendalam.
Dengan adanya hasil riset ini, STIE Ganesha menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan UMKM melalui pendekatan akademis yang aplikatif, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di era digital
0 Komentar