"Tembus 1 Milyar Pendanaan Hibah Penelitian Tahun 2026, Peneliti Terbaik Dihadiahi Umroh"
Ciputat – Ungkap Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Graha Ganesha (YPGG) H. Alimuddin AlMurtala, M.Pd kepada para Tim Peneliti STIE Ganesha dalam kegiatan pengarahan dan pemahaman persepsi yang diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tingg Ilmu Ekonomi Ganesha.
Melalui LPPM, STIE Ganesha menggelar kegiatan “Pengarahan dan Persamaan Persepsi Pengusul Hibah Penelitian dan PKM Tahun 2026” pada Rabu (14/1/2026) siang di Lantai 2 Ruang 18 STIE Ganesha.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dosen terkait kebijakan, mekanisme, serta teknis pelaksanaan hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026 agar seluruh tim pengusul mampu bersaing secara optimal di tingkat nasional . Acara ini dihadiri dan mendapat pengarahan langsung dari Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Graha Ganesha (YPGG) H. Alimuddin Almurtala, M.Pd., Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) YPGG Saharudin Almurtala, S.H., M.H., Ketua STIE Ganesha Dr. M. Arief Noor, M.Pd., M.M., serta Kepala LPPM STIE Ganesha Aep Saefullah, S.HI., M.M.
Dalam arahannya, Ketua Dewan Pembina YPGG menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung penuh dosen agar aktif melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan PKM, bahkan memberikan motivasi berupa apresiasi khusus berupa hadiah umroh bagi peneliti terbaik yang mampu meraih pendanaan penelitian di atas Rp1 miliar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarpeneliti karena kegiatan penelitian merupakan aset kampus yang sangat berharga dan harus dijaga bersama.
Sementara itu, Ketua BPH YPGG menyampaikan bahwa bidang penelitian kini mulai menjadi ciri khas yang kuat di lingkungan civitas akademika Ganesha, dan meskipun STIE Ganesha bukan kampus besar, namun memiliki potensi unggul dan daya saing tinggi dibandingkan perguruan tinggi lain jika ritme penelitian dosen dan mahasiswa terus ditingkatkan.
Ketua STIE Ganesha menambahkan bahwa momentum pengusulan hibah tahun 2026 ini menjadi sarana pembelajaran strategis bagi dosen, sehingga seluruh skema hibah yang tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal agar mampu bersaing dan berprestasi.
Adapun Kepala LPPM STIE Ganesha memberikan penjelasan teknis kepada seluruh ketua dan anggota tim pengusul hibah Kemdiktisaintek RI Tahun 2026, khususnya terkait kebijakan hibah yang mengalami sejumlah perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa LPPM akan mengawal seluruh proses pengusulan mulai dari penyusunan proposal, pendaftaran dan submit, proses evaluasi hingga kelolosan, serta pendampingan pelaporan dan publikasi bagi tim yang berhasil memperoleh pendanaan.
0 Komentar