Mapala Wanatel STIE Ganesha Gelar Pendidikan Dasar Pandawa VIII sebagai Penguatan Karakter dan Kepedulian Lingkungan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat
Jakarta, Kamis (12/2/2026) – Mapala Wanatel STIE Ganesha Jakarta menggelar Upacara Pelepasan Pendidikan Dasar Wanatel VIII (Pandawa VIII) yang berlangsung khidmat di Halaman Kampus STIE Ganesha. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan sebagai bentuk dukungan institusi terhadap penguatan karakter mahasiswa melalui pendidikan kealaman.
Pendidikan Dasar Wanatel VIII (Pandawa VIII) akan dilaksanakan pada 12–15 Februari 2026 di Gunung Salak, Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta, terdiri dari 6 peserta laki-laki dan 8 peserta perempuan, yang akan menjalani rangkaian pendidikan dasar kepecintaalaman. Para peserta didampingi oleh panitia pelaksana, Tim Medis dari KSR PMI Unit STIE Ganesha, serta Tim Instruktur dari KPA Arkadia UIN Jakarta dan Mapala STACIA UMJ.
Dalam sambutannya, Pembina Mapala Wanatel STIE Ganesha, Asep Surya Lesmana, S.Ag., M.Ag., menekankan pentingnya menjadikan alam sebagai sahabat dan sarana pembelajaran. Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini sebagai proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab, tanpa melupakan nilai-nilai spiritual.
“Berangkat manis, kembali pun harus manis. Bersahabatlah dengan alam, jangan menjadikan alam sebagai musuh. Manfaatkan proses ini untuk pembentukan karakter, dan jangan lupa untuk tetap beribadah,” pesannya.
Upacara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua STIE Ganesha, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Wakil Ketua II Bidang Keuangan, Plt. Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Ketua LPPM, Kaprodi Manajemen, Kaprodi Akuntansi, serta Ketua BEM STIE Ganesha. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Moh. Tahang, S.E., M.M., M.Ak., menegaskan pentingnya etika dan sikap selama mengikuti pendidikan di alam terbuka.
“Gunung yang kalian pijak adalah tempat belajar. Jaga etika, jaga sikap, dan jadikan proses ini sebagai pembentukan karakter diri,” tegasnya.
Acara ditutup dengan sambutan sekaligus pelepasan simbolis oleh Ketua STIE Ganesha, Dr. Muhammad Arief Noor, M.Pd., M.M. Dalam arahannya, beliau mengingatkan peserta untuk selalu menjaga kesehatan, memperhatikan keselamatan diri di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, serta menjaga kekompakan dan kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
Melalui Pendidikan Dasar Wanatel VIII ini, STIE Ganesha berharap dapat melahirkan kader Mapala yang berkarakter tangguh, peduli lingkungan, serta memiliki integritas dan kepemimpinan yang kuat.
Sementara itu, Aep Saefullah, S.HI., M.M, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Ganesha menilai kegiatan Pendidikan Dasar Wanatel VIII tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter mahasiswa, tetapi juga memiliki relevansi kuat dengan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian lingkungan.
Menurutnya, pendidikan kealaman seperti Pandawa VIII merupakan bagian dari proses pembelajaran kontekstual yang mendorong mahasiswa untuk memahami relasi antara manusia, alam, dan masyarakat secara berkelanjutan. “Kegiatan ini sejalan dengan semangat tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, karena menanamkan nilai kepedulian sosial, tanggung jawab ekologis, serta kesiapsiagaan mahasiswa dalam berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap pengalaman lapangan yang diperoleh peserta dapat menjadi modal penting dalam pengembangan program pengabdian berbasis lingkungan dan kebencanaan yang lebih aplikatif di masa mendatang.
0 Komentar