Peneliti STIE Ganesha Gelar FGD di Palu, Bahas Strategi Branding & Teknologi Pangan Berkelanjutan
Palu — Sebuah perjalanan dalam mencapai proses pendidikan dan memberi pengetahuan informasi kepada masyarakat dirangkup dalam sebuah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dan program dari pemerintah yang di selenggara oleh Kemendiktisaintek 2025 dan merupakan peluang serta alhamdulillah sekali STIE Ganesha oleh Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha, yang beralamat di Gedung STIE Ganesha, Jl. Legoso Raya no. 31, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, tlpn (021) 7443078 menjadi pemenang terbanyak di wilayah III sebanyak 18 Tim.
Penelitian dengan judul Pengembangan manajemen pangan berkelanjutan di sulawesi tengah: analisis strategi branding dan teknologi untuk meningkatkan daya saing. Dimana dalam kegiatan yang di selenggarakan pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 09.00, bertempat di Aula SDN Inpres I Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, dengan pertemuan kegiatan Focus group discusion
Kegiatan Focus group discusion bertujuan;
1. Menggali persepsi dan pengalaman para pemangku kepentingan (pemerintah daerah, pelaku usaha Pangan, LSM dan Masyarakat) terkait praktek manajemen pangan saat ini di Sulawesi Tengah
2. Mengidentifikasi tantangan utama dan peluang dalam pengembangan manajemen pangan berkelanjutan ditingkat lokal maupun regional
3. Mendapatkan masukan serta strategi branding yang efektif untuk produk pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar Nasional dan internasional
4. MengKaji peran dan potensi penerapan teknologi dalam proses produksi, distribusi dan pemasaran pangan yang berkelanjutan
5. Menyusun rekomendasi kebijakan dan strategi implementatif yang berbasis pada kolaborasi multi-stakeholder untuk mendukung pengembangan manajemen pangan berkelanjutan
Kegiatan diawali dengan
1. Pembukaan oleh MC
2. Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya
3. Sambutan Lurah Kelurahan Lere, yang diwakili oleh Ketua RT setempat
4. Sebutan Pelaku UMKM, Diwakili oleh Ibu Hajjah Rosna
5. Kata pengantar dari Ketua Tim Peneliti, Bapak Zulkifli Zainudin, SE., MM
6. Penyampaian materi: Kebijakan Ketahanan Pangan di Sulawesi Tengah, oleh Ibrahim R. Mangge, S.Ag., M.S.I dan merupakan Narasumber dinas pangan provinsi, selain itu melibatkan praktisi UMKM dinahkodai ibu Rosnawati dan Pak RT sebagai pemberi sambutan pembuka kegiatan oleh Pak Wahab Lasera.
7. Diskusi
Sambutan Ketua RT, menyampaikan:
1. Ucapan terimakasih dan mendukung sepenuhnya kegiatan penelitian ini, sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan kesejahteraan khususnya bagi masyarakat Kelurahan Lere yang berbasis pada sektor Kelautan
2. Mengharapkan kerjasama yang intens dan berkelanjutan guna mendorong terselenggaranya kegiatan produktif berbasis kebutuhan masyarakat
3. FGD ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang lebih humanis dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat khususnya di Kelurahan Lere
Sambutan Ketua Tim Peneliti, Bapak Zulkifli Zainudin, menyampaikan:
1. Bahwa kegiatan penelitian ini, murni bersumber dari Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi. Yang diberikan dalam bentuk Hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) DIKTISAINTEK RI, Tahun 2025
2. Penelitian ini bertujuan menggali Produk unggul yang menjadi brand Image Sulawesi Tengah
3. Mendorong terciptanya produk unggulan, baik dari segi Kuantitas maupun Kualitas
Ibrahim R Mangge, menyampaikan:
1. Sejauh ini, pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, senantiasa menyelaraskan kegiatannya khususnya di sektor pertanian berdasarkan pada kebijakan Nasional Terutama berbasis pada Hilirisasi Pertanian
2. Memang masih banyak tantangan yang dihadapi, khususnya tantangan alam dan kendala Keuangan dalam mendorong pertumbuhan pertanian yang mandiri dan memiliki daya saing. Namum pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah Pusat untuk menemukan solusi terbaik
3. Kerjasama stakeholder dalam mendorong produk unggulan Sulteng terus dimaksimalkan melalui pendampingan, pengembangan dan pemberdayaan
Tawaran kami:
1. Edukasi dan penanaman nilai kebangsaan Keindonesiaan. Bahwa petani dan nelayan Harus mendapat perhatian dan perlakuan ekstra dan berkelanjutan oleh pemerintah
2. Edukasi dan penanaman Ideologi pertanian yang berkelanjutan. Bahwa tugas Kemasyarakatannya mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia
3. Edukasi dan penanaman Ideologi kearifan lokal. Bahwa penting disadari dan dimaknai petani dan nelayan sebagai entitas budaya yang memiliki nilai dan kearifan lokal dalam menjaga dan jadi penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya Jawab.
Dari beberapa anggota masyarakat menyampaikan:
1. Agar pemerintah Daerah Provinsi dapat menyalurkan stimulan kepada masyarakat pesisir/ Nelayan, berupa alat untuk pembuatan terasi
2. Terdapat masyarakat yang masih memiliki mesin / ketinting, tapi tidak punya perahu.
3. Belum maksimal realisasi program 1000 perahu yang disuarakan oleh Walikota terpilih tentang pengadaan perahu bagi nelayan sekitar khususnya di Kelurahan Lere
4. Perlu mendatangkan dinas terkait, khususnya UMKM dan Dinas Pertanian dan Kelautan
Kegiatan dihadiri oleh
1. Zulkifli Zainuddin, SE., MM (Ketua Peneliti)
2. Tohiroh, SE., MM (Anggota Tim Peneliti)
3. Agung Laksono Putra (Mahasiswa STIE Ganesha)
4. Ibrahim R Mangge (Narasumber)
5. 15 orang Anggota Masyarakat
Kegiatan FGD berakhir pukul 12.00 dilanjutkan dengan foto bersama dan Makan bersama
Ibrahim R Mangge dan Zulkifli Zainuddin
Fadhillah Aulia Maulana Marlcous
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan STIE Ganesha di Palu patut diapresiasi sebagai langkah nyata dalam menggabungkan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan tujuan yang jelas, FGD ini membahas