Berita Kegiatan

Tim Peneliti STIE Ganesha Adakan FGD di Ponggok: Kajian Keuangan Ekowisata BUMDes untuk Kemandirian Desa

Tim peneliti dari STIE Ganesha Jakarta menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas strategi keuangan berkelanjutan dalam pengelolaan ekowisata oleh BUMDes Ponggok sebagai studi kasus BUMDes dengan pendapatan tinggi. 

Diskusi ini dipandu oleh Ketua Tim Riset STIE Ganesha, Rasmawati Abdul Rauf SE MM, dengan hadirnya Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Camat Polanharjo, Kepala Desa Ponggok, perangkat desa, pengelola BUMDes, UMKM lokal, tokoh masyarakat, serta staf ahli Bupati dan mahasiswa. 

Acara berlangsung di ruang rapat Balai Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. FGD dibuka pada Rabu, 30 Juli 2025 dan merupakan bagian dari program penelitian oleh STIE Ganesha selama tahun 2025. 

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi praktik keuangan pada ekowisata BUMDes Ponggok yang dinilai sukses dan dijadikan dirujukan tingkat nasional, sekaligus menghasilkan rekomendasi agar keberhasilan dapat direplikasi di desa lain. Penghargaan dari Wakil Bupati menyebut BUMDes Ponggok sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Tengah bahkan nasional. 

Diskusi memfokuskan pada penguatan sistem pengelolaan keuangan ekowisata secara transparan dan profesional. Rasmawati menegaskan bahwa riset ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI untuk mendukung pengembangan ekonomi desa. Sementara Kepala Desa Junaedi Mulyono menyatakan kolaborasi akademisi dengan pemerintah desa memperkuat praktik tata kelola dan memperluas manfaat kemitraan bagi masyarakat lokal. 

Melalui FGD lintas pihak ini, STIE Ganesha berupaya merumuskan strategi konkret agar pengelolaan BUMDes berbasis ekowisata di Ponggok dapat terus berkembang, berdaya saing, dan menjadi model bagi desa-desa lain di Indonesia

0 Komentar

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *