Tata Kelola Limbah Medis Rumah Sakit
Jakarta, 27 September 2025, Dalam rangka memperkuat kualitas riset dan mendapatkan masukan komprehensif dari para ahli serta praktisi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ganesha Jakarta menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan topik "Tata Kelola Limbah Medis Rumah Sakit". Acara ini berlangsung pada hari Sabtu, 27 September 2025, bertempat di Ruang Horison 3, Hotel Horison Ciledug, Jl. Ciledug Raya No.17, RT.001/RW.002, Kreo Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten.
Kegiatan ini merupakan forum diskusi ilmiah yang difokuskan pada upaya pengumpulan data, pendapat, serta gagasan terkait pengelolaan limbah medis dari rumah sakit. Fokus diskusi ini berangkat dari pentingnya penanganan limbah medis yang sesuai dengan standar kesehatan dan lingkungan, terutama dalam konteks meningkatnya volume limbah medis pasca pandemi serta isu-isu lingkungan yang kian mendesak.
Forum ini juga menjadi bagian penting dari proses penelitian yang dilakukan oleh dosen tetap STIE Ganesha Jakarta, Dr. Devid Putra Arda, S.E., M.M.Ak., selaku peneliti utama. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperoleh masukan dari para praktisi dan akademisi, yang nantinya akan digunakan untuk menyempurnakan hasil penelitian tentang sistem pengelolaan limbah medis yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
FGD ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari akademisi, tenaga ahli lingkungan, praktisi rumah sakit, hingga mahasiswa. Salah satu undangan khusus dalam acara ini adalah Bapak Dr. M. Arief Noor, M.Pd., M.M., selaku Ketua STIE Ganesha. Selain itu, tampak hadir pula para dosen, peneliti, dan stakeholder lain yang memiliki perhatian khusus terhadap isu limbah medis.
Dalam dokumentasi kegiatan yang diambil secara langsung di lokasi, terlihat suasana diskusi yang berlangsung aktif dan produktif. Para peserta tampak antusias mengikuti paparan yang disampaikan oleh narasumber, yang memproyeksikan data dan model manajemen limbah medis melalui slide presentasi. Forum ini dilengkapi dengan diskusi terbuka, tanya jawab, serta pembahasan mendalam terhadap permasalahan yang dihadapi oleh rumah sakit dalam pengelolaan limbah.
Seperti yang tercantum dalam undangan resmi, FGD ini dilaksanakan pada Sabtu, 27 September 2025, dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Lokasi kegiatan adalah Hotel Horison Ciledug, yang menyediakan ruang pertemuan representatif dan nyaman untuk pelaksanaan diskusi ilmiah ini.
Isu pengelolaan limbah medis merupakan salah satu aspek kritis dalam sistem layanan kesehatan. Limbah medis, jika tidak dikelola dengan benar, dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, penyebaran penyakit, dan dampak kesehatan jangka panjang bagi masyarakat. Oleh karena itu, penelitian mengenai tata kelola limbah medis sangat penting untuk mendukung kebijakan dan praktik yang lebih baik di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.
FGD ini juga menjadi wadah strategis untuk menjembatani dunia akademik dan praktis, sehingga hasil penelitian tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan lapangan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana formal namun interaktif. Setelah pembukaan dan sambutan dari panitia, dilanjutkan dengan presentasi materi oleh peneliti utama. Selanjutnya, peserta diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan, saran, dan pertanyaan yang kemudian dijawab secara terbuka. Diskusi berjalan dengan lancar dan menghasilkan berbagai insight yang akan sangat berguna bagi penyusunan laporan akhir penelitian.
Setiap peserta juga dibekali dengan bahan diskusi, konsumsi, dan sertifikat keikutsertaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam kegiatan ilmiah ini.
Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan STIE Ganesha Jakarta dapat menghasilkan penelitian yang tidak hanya akademis tetapi juga solutif terhadap permasalahan limbah medis di Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan dan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.
0 Komentar